REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengumumkan rencana produksi rudal balistik dengan daya jelajah hingga 15 ribu kilometer yang bisa menjangkau wilayah Amerika Serikat. Rencana itu disebut memerlukan sebuah lompatan teknologi yang kompleks, yang kemungkinan akan menggunakan teknologi dari Korea Utara (Korut). Defense Express melaporkan, transisi dari rudal jarak menengah ke sistem antarbenua akan menjadi lompatan teknologi yang sulit. Untuk bisa menghantam langsung wilayah Washington dan New York dari Iran, dibutuhkan rudal yang memiliki jangkauan minimal 10 ribu kilometer. Sama seperti Khorramshahr yang dikembangkan Iran berbasis pada rudal Korut, Hwasong-10, yang diketahui asalnya berasal dari teknologi rudal balistik produksi Uni Soviet, R-27.