country
SL
Jelang Muktamar ke-35, Sejumlah Aktivis NU Desak Ketua PBNU Independen dari Kekuasaan
[]
Republika Online RSS Feed
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah tokoh dan aktivis Nahdlatul Ulama (NU) mendorong agar Muktamar ke-35 NU melahirkan kepemimpinan PBNU yang independen, berintegritas, dan terbebas dari kepentingan politik praktis.
Mereka menilai independensi penting agar NU tetap mampu menjalankan fungsi advokasi bagi masyarakat tanpa tersandera kepentingan kekuasaan.
Menurut dia, posisi tersebut penting agar NU dapat tetap menyuarakan kepentingan masyarakat akar rumput, seperti petani, nelayan, dan pedagang kecil.
Taufik mengingatkan besarnya jumlah warga Nahdliyin tidak semestinya dijadikan alat tawar untuk mendapatkan posisi politik di pemerintahan.
NU tetap wajib berpolitik, namun dalam kerangka high politics, yaitu politik yang berbasis pada moralitas dan etika kebangsaan, bukan berburu posisi di pemerintahan.