country
SL
Harga Perak Melonjak 69 Persen, Apa yang Mendorong Kinerjanya?
[]
Republika Online RSS Feed
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah reli logam mulia global, perak mulai mendapat perhatian lebih besar karena memiliki fundamental dan karakter pergerakan harga yang berbeda dari emas.
JustMarkets menilai perak tidak lagi sekadar menjadi pelengkap emas, tetapi memiliki faktor fundamental dan karakter pergerakan harga yang membuatnya layak dicermati secara terpisah oleh trader maupun investor.
Harga perak dunia melonjak sekitar 69 persen secara tahunan dan sempat menguat lebih dari 10 persen hanya dalam pekan pertama Agustus 2026, menurut data TradingEconomics—jauh melampaui kenaikan harga emas yang tercatat sekitar 30 persen pada periode yang sama.
Permintaan perak dalam bentuk koin dan batangan tercatat melonjak 14 persen sepanjang 2025, sementara permintaan industri—dari panel surya, kendaraan listrik, hingga infrastruktur jaringan listrik dan pusat data AI—tetap menjadi penopang struktural permintaan komoditas perak.
"Perak saat ini berada pada persimpangan yang jarang terjadi: permintaan investasi yang kuat bertemu dengan defisit pasokan struktural yang sudah berlangsung enam tahun berturut-turut.