REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Sekretaris Dewan Keamanan Iran, Mohsen Rezaei pada Selasa (11/8/2026) mengatakan, bahwa Iran mengajukan beberapa syarat pembukaan kembali Selat Hormuz kepada Amerika Serikat (AS) melalui mediator. Akhir perang di Gaza ikut dimasukkan ke dalam syarat yang diajukan ke AS. "Amerika harus mengakhiri perang, mengembalikan aset Iran yang dibekukan, dan perang di seluruh kawasan, termasuk Lebanon dan Gaza, harus berakhir. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim bahwa serangan-serangan itu sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Keesokan harinya, Trump mengatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz dan memberlakukan kembali blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.