country
SL
Sering 'Mager'? Awas, Diabetes dan Obesitas Mengintai
[]
Republika Online RSS Feed
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gaya hidup minim aktivitas fisik atau sedentary life kini menjelma menjadi ancaman diam-diam bagi kesehatan masyarakat modern.
Transformasi gaya kerja dan kemudahan akses teknologi membuat mayoritas orang terjebak dalam rutinitas pasif, yang secara signifikan meningkatkan risiko munculnya penyakit degeneratif.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat kurangnya aktivitas fisik merupakan penyebab kematian nomor empat di dunia, dengan dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat gaya hidup malas tersebut.
la menjelaskan sedentary lifestyle atau gaya hidup sedentari adalah pola hidup minim aktivitas fisik di mana seseorang banyak menghabiskan waktu dengan duduk atau berbaring tanpa mengeluarkan banyak energi.
- (Republika/Daan Yahya)Baik pekerja maupun pelajar dapat menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi statis tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.