REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cedera anterior cruciate ligament (ACL) merupakan salah satu cedera lutut yang kerap dialami orang yang aktif berolahraga. Perkembangan teknologi penanganan cedera ACL kini menghadirkan pilihan lain dalam rekonstruksi ligamen, yakni penggunaan artificial ligament atau ligamen buatan. Berbeda dengan rekonstruksi konvensional yang menggunakan jaringan tubuh pasien atau donor sebagai cangkok (graft), metode ini menggunakan material sintetik untuk menggantikan ligamen yang mengalami kerusakan. Pada rekonstruksi ACL konvensional, dokter biasanya mengambil jaringan dari tubuh pasien sendiri atau menggunakan jaringan donor. Sementara pada penggunaan artificial ligament, proses pengambilan jaringan dari tubuh pasien tidak diperlukan.