REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI BARAT— Panel surya, internet satelit, teknologi Artificial Intelligence (AI), dai pedalaman, dan dokter spesialis dari Jakarta kini bersatu menjadi sebuah ekosistem layanan kesehatan terpadu di Nusa Tenggara Timur. Dia menyebut, hadirnya fasilitas kesehatan ini adalah jawaban atas doa-doa yang terpanjatkan dari masyarakat Nanga Bere, mengingat kesehatan merupakan instrumen yang sangat penting. Melalui teknologi telemedicine, warga di pelosok kini tak lagi terisolasi. Para dai hadir tidak sekadar berdakwah, melainkan menjadi pendamping warga saat menggunakan layanan telemedicine, membantu edukasi, dan menepis ketakutan warga untuk berobat sejak dini. Dokter bersiaga di Jakarta, tenaga kesehatan mendampingi di lokasi, sementara dai menjadi jembatan penghubungnya.