country
SL
PUI: Jangan Jadikan Ayat Alquran Bahan Olok-Olok untuk Promosi Miras
[]
Republika Online RSS Feed
Ketika ayat Alqur’an ditempatkan dalam konteks promosi minuman beralkohol, batas kepatutan menjadi persoalan yang serius,” ujar Raizal lewat keterangan tertulis, Kamis(11/8/2026).
Tim kreatif dan manajemen perusahaan perlu memiliki sensitivitas yang memadai terhadap konteks sosial, agama, dan budaya sebelum sebuah materi komunikasi dipublikasikan.
Kalau memang tidak ada maksud untuk melecehkan, maka justru penting bagi perusahaan untuk segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah yang diperlukan,”kata dia.
PUI menilai persoalan ini tidak semestinya dilihat semata-mata sebagai kontroversi promosi sebuah produk.
Setiap pesan komersial tidak hanya berhadapan dengan konsumen sebagai target pasar, tetapi juga dengan masyarakat yang memiliki nilai, keyakinan, dan norma yang perlu dihormati.