country
SL
Soal Jodoh, Perempuan Berhak atas Dirinya
[]
Republika Online RSS Feed
REPUBLIKA.CO.ID, Prof Buya Hamka, dalam bukunya yanga berjudul Buya Hamka Berbicara tentang Perempuan menuliskan, tentang menentukan siapa yang akan menjadi jodohnya, perempuan berhak atas dirinya.
(HR Muslim)Menurut Buya Hamka, hadits ini sangat gamblang menerangkan bahwa perempuan berhak atas dirinya.
Janda bahkan lebih berhak atas dirinya dari pada walinya sendiri.
Bahkan Imam Abu Hanifah berpendapat, perempuan janda lebih berhak atas dirinya dan itu dikuatkan lagi dari hadits:ولي مع الثيب أمر، واليتيمة تستأمر، وصمتها إقرارها “Tidak ada kekuasaan wali atas perempuan janda dan gadis yatim.
Jika wali tidak ada atau di dalam keadaan tidak dapat melakukan tugas, kekuasaan wali berpindah kepada sultan.