REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Seorang anggota Kongres Amerika Serikat asal Tennessee yang dikenal kerap melontarkan pernyataan anti-Islam menelan kekalahan dalam pemilu pendahuluan Partai Republik, Kamis (6/8/2026). Ia kalah meski telah mengantongi dukungan resmi dari Presiden AS Donald Trump—sebuah dukungan yang selama ini dianggap sebagai "tiket emas" bagi para politikus Partai Republik. Hatcher, yang juga menyatakan dukungannya kepada Trump, mengusung slogan kampanye "Pilihlah Peternak" (hire a farmer) serta mendeskripsikan dirinya di portal kampanye sebagai sosok yang "pro-senjata, pro-kehidupan, dan pro-Trump". Dilansir dari Middle East Eye, Hatcher mengungguli Ogles dalam hal dana kampanye berkat kucuran dana dari kelompok eksternal yang mendukung platform peremajaan energi terbarukan. Ogles juga menyatakan bahwa "keberagaman adalah kelemahan kita" dan menyerukan deportasi warga negara AS beragama Islam hasil naturalisasi, termasuk Wali Kota New York Zohran Mamdani.