Mantan Bupati Purwakarta itu menilai industri garmen memiliki karakter unik yang tidak bersifat permanen seperti industri padat modal. Jadi, mereka tidak membuat perusahaan ini permanen seperti industri padat modal. Meski demikian, Dedi menegaskan ketersediaan lapangan kerja di sektor garmen dan alas kaki di Jawa Barat sejatinya masih sangat melimpah. Di Garut banyak, di Majalengka banyak. "Mau tidak mau, yang bekerja di sektor garmen, kalau mau tetap bekerja di sektor itu, harus bergeser tempat ke kabupaten lain.