Nandang menilai gerakan tersebut hanya sesaat saja dan tidak terdapat keberlanjutan. Apalagi rasa solidaritas masyarakat yang sudah rendah di tengah kesulitan ekonomi yang mereka hadapi. "Gebrak tumila sesaat saja dan tidak ada keberlanjutan karena rasa solidaritas masyarakat sudah rendah di tengah kesulitan yang dihadapi," kata dia. Sebelum membuat gerakan tersebut, ia menuturkan seharusnya Dedi Mulyadi memberikan contoh terlebih dahulu terkait hal tersebut. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk memberikan donasi Rp 1.000 per hari untuk masyarakat.