REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya musala di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, kembali bertambah. Dalam konferensi pers yang digelar BNPB, Sabtu (4/10/2025), mereka mencatat total korban jiwa yang ditemukan sementara sebanyak 14 orang sejak awal terjadinya tragedi tersebut. "Hari ini yang masih kita cari berdasarkan data-data yang ada, yang dinyatakan hilang masih 49 orang. Penggunaan alat berat sebelumnya memang sempat dibatasi pada awal operasi karena pertimbangan keselamatan serta kebutuhan pencarian manual. Namun, seiring masuknya hari keenam dan semakin padatnya struktur reruntuhan, penggunaan alat berat menjadi solusi untuk mempercepat proses evakuasi.