Liputan6.com, Jakarta - Seorang pakar dari bank investasi besar, Standard Chartered, memprediksi bahwa harga Bitcoin (BTC) bisa segera mencapai rekor tertinggi baru dalam waktu dekat, dan kemudian terus melesat hingga USD 135.000. Kepala Riset Aset Digital Global Standard Chartered, Geoff Kendrick, mengatakan bahwa Bitcoin saat ini sedang dalam fase "Uptober", istilah yang mengacu pada pola kenaikan harga BTC di kuartal keempat, khususnya bulan Oktober. Dikutip dari Yahoo Finance, Minggu (5/10/2025), Bitcoin diperdagangkan di sekitar USD 120.420 pada Jumat lalu, naik 1,3% dari hari sebelumnya. Sensitivitas terhadap Pemerintah AS:Menurut Kendrick, pergerakan harga Bitcoin saat ini erat kaitannya dengan "risiko pemerintah AS," terutama terkait dengan penutupan pemerintahan (government shutdown) dan obligasi pemerintah AS. Ia mencatat bahwa Dana yang Diperdagangkan di Bursa (ETF) Bitcoin telah menarik aliran dana bersih sebesar $58 miliar, dan $23 miliar di antaranya masuk pada tahun 2025 saja.