Liputan6.com, Jakarta - Indeks harga konsumen (IHK) yang menjadi bagian dari tolok ukur inflasi bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) menunjukkan kenaikan sebesar 0,1% (yang diseuaikan secara musiman) selama Juli 2026. Secara tahunan, tingkat inflasi masing-masing tercatat sebesar 3,4% dan 2,5%. Namun, sektor ini mengalami peningkatan tahunan sebesar 14,7% setelah kenaikan tajam pada bulan-bulan sebelumnya, termasuk lonjakan 10,9% pada Maret tepat setelah serangan terhadap Iran dimulai. Biaya tempat tinggal tetap tinggi dan merupakan kontributor utama untuk menjaga tingkat inflasi di atas 2%. “Bahkan dengan kenaikan yang moderat, biaya tempat tinggal menyumbang sekitar dua pertiga dari kenaikan utama,” demikian disampaikan Bureau of Labor Statistics (BLS).