Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor yang mendorong naiknya harga daging sapi di dalam negeri. Kenaikan harga energi dinilai berdampak langsung terhadap biaya logistik dan transportasi impor. Menurut Budi, importir daging sapi saat ini menghadapi tekanan biaya yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Jadi sekarang sebagian lagi nyari produk daging sapi yang biayanya nggak terlalu mahal,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (12/8/2026). Di sisi lain, Budi mengungkapkan realisasi impor daging sapi masih relatif rendah, yakni rata-rata baru sekitar 40% dari kuota yang diberikan pemerintah melalui mekanisme neraca komoditas.