Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mundur dalam membenahi persoalan sampah di Jakarta. Dia menyadari kebijakan tersebut berpotensi mendapat tekanan dari pihak-pihak yang selama ini memperoleh keuntungan dari sistem pengelolaan sampah. Menurut dia, perubahan sistem mulai membuka berbagai persoalan pengelolaan sampah yang selama ini tidak terlihat. “Saudara-saudara sekalian, untuk menangani persoalan sampah ini enggak bisa bimsalabim. Yang ketiga, PT-nya yang selama ini mendapatkan keuntungan dari horeka-horeka yang ada, kalau dia tidak bisa memperbaiki, tutup,” tegas Pramono.