Liputan6.com, Damaskus - Pasukan Rusia di Suriah akan menyerahkan kendali atas dua pangkalan strategis di pesisir Laut Mediterania. Rusia merupakan sekutu politik dan militer utama Presiden Bashar Al-Assad selama perang saudara Suriah yang berlangsung dari 2011 hingga 2024. AdvertisementSelama perang berlangsung, Pangkalan Udara Hmeimem dan Pangkalan Angkatan Laut Tartus menjadi dua titik penting bagi kehadiran militer Rusia di kawasan timur Laut Mediterania. Dalam kesepakatan baru tersebut, Suriah akan mengambil alih pengelolaan Pangkalan Udara Hmeimem dan dermaga komersial di Pelabuhan Tartus untuk dimasukkan ke dalam administrasi sipil. Setelah Assad digulingkan, pasukan Rusia yang masih berada di Suriah secara bertahap meninggalkan negara tersebut, kecuali mereka yang ditempatkan di kedua pangkalan itu.