Liputan6.com, Jakarta - Produsen kendaraan listrik asal China, Zeekr, memberikan klarifikasi terkait insiden terbakarnya satu unit SUV listrik Zeekr 7X di area stasiun pengisian daya publik di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang. Mobil kemudian menjalani proses perbaikan di luar jaringan resmi Zeekr dan tidak ditangani oleh pusat layanan resmi perusahaan. AdvertisementKarena itu, perusahaan belum mengaitkan kejadian tersebut dengan kondisi standar kendaraan Zeekr 7X saat keluar dari pabrikan. Insiden terjadi ketika Zeekr 7X berada di area stasiun pengisian daya publik. Salah satu konfigurasi Zeekr 7X juga menggunakan baterai berkapasitas hingga 100 kWh.