Liputan6.com, Bogota - Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) merusak hampir 5.000 rumah dan 24 fasilitas kesehatan, serta berdampak kepada ratusan sekolah, pusat komunitas, dan ruas jalan. Kepada wartawan di Jenewa, Selasa, Laerke menyebut hampir 5.000 rumah mengalami kerusakan dan 387 rumah hancur, sementara 61 bangunan runtuh. AdvertisementLebih dari 550 lembaga pendidikan dan sedikitnya 350 pusat komunitas juga terdampak, tambahnya. Laerke mengatakan laporan resmi menunjukkan adanya gangguan terhadap layanan penting, termasuk listrik, pasokan air, layanan kesehatan, dan konektivitas, di sejumlah kota. Sebanyak 53 ruas jalan juga terdampak di berbagai wilayah Kolombia.