Liputan6.com, Jakarta - Program bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan masyarakat kini dituntut tidak sekadar menyalurkan bantuan, melainkan harus mampu membawa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencapai kemandirian berkelanjutan. Mau pakai Sekolah Rakyat, mau pakai bansos, mau pakai apa pun, tujuannya adalah pengentasan kemiskinan," tegas Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima audiensi dari Bangladesh Rural Advancement Committee (BRAC) di Kantor Kementerian Sosial, dikutip dari laman resmi kementerian, Rabu (12/8/2026). Menanggapi berbagai kendala pengentasan kemiskinan yang belum optimal, Kemensos menyoroti pentingnya perubahan mindset di tingkat lapangan, khususnya para pendamping sosial. Pendamping diharapkan tidak terjebak dalam rutinitas kerja formalitas, melainkan benar-benar fokus membawa warga keluar dari garis kemiskinan. Advertisement"Mindset bahwa mereka di situ itu tugasnya untuk pengentasan kemiskinan.