Liputan6.com, Bogota - Tim penyelamat di Kolombia berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat setelah gempa bumi terparah di negara itu sepanjang abad ini menewaskan sedikitnya 240 orang dan menyebabkan sedikitnya 3.000 orang masih dinyatakan hilang. Korban ditemukan sesaat sebelum pukul 04.00 pada Selasa, hampir 24 jam setelah gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah barat Kolombia. Advertisement“Kami menemukan kehidupan di bawah reruntuhan... Setiap menit sangat berarti,” tulis dinas pemadam kebakaran di X, disertai video proses penyelamatan seorang korban yang tertimbun di bawah balok beton. Pada Selasa sore, tepuk tangan spontan pecah ketika petugas kembali berhasil menyelamatkan seorang perempuan berusia 31 tahun bernama Diana Troncoso. Warga sipil juga dilaporkan berhasil menarik sedikitnya lima orang yang selamat dari sebuah hotel yang sebagian bangunannya runtuh.