Liputan6.com, Jakarta - Seluruh proses penetapan lokasi (penlok) hingga pendataan ganti rugi lahan terkait pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Hal itu disampaikan Gubernur Jambi Al Haris ketika memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat tahap I ruas Pijoan-Cinto Kenang-Merlung sepanjang 67,45 kilometer (KM). “Akhir Desember semua sudah clear and clean kalau semua lahan ruas yang dilakukan oleh jalan tol Jambi-Rengat sudah clear semua,” ujar Gubernur Jambi Al Haris, dikutip dari Antara, Selasa (11/8/2026). Dengan harapan 2027 pembangunan jalan bebas hambatan ruas Jambi-Rengat bisa dimulai. "Rapat ini untuk menyamakan persepsi, dan membangun komitmen bersama bagaimana percepatan JTTS ini dapat dilaksanakan," kata Rustam.