Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan setidaknya dalam medio 2024-2025 dilaporkan ada sebanyak 1.900 oknum pegawai kementerian sosial (Kemensos) terindikasi terlibat transaksi judi online (judol). "Masih ada di sekitar teman-teman yang belum disiplin, ada yang masih main judi online, data ini kelihatan banget namanya siapa, mainnya berapa, bahkan ada yang main pada saat jam kantor," kata dia melansir Antara. AdvertisementAdapun komposisi oknum pegawai tersebut terdiri atas 1.800 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN), serta selebihnya PPPK paruh waktu. Dia pun menegaskan pembenahan kedisiplinan internal seluruh jajarannya, termasuk menskrining oknum pegawai kementerian itu yang terindikasi terlibat praktik judol. Kemensos menilai peristiwa tersebut menjadi masalah serius yang tidak hanya berpotensi mengancam kedisiplinan pegawai, tetapi juga integritas - mental pelayanan sehingga harus ditindaklanjuti.