Liputan6.com, Jakarta - Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 diarahkan tidak hanya menjadi forum pembahasan transisi energi, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempertemukan proyek, investor, teknologi, dan pelaku usaha dalam pengembangan energi bersih di Indonesia. Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Bappenas, Yusuf Suryanto, mengatakan pemerintah membutuhkan proyek energi yang siap dan layak agar agenda pembangunan dapat benar-benar diimplementasikan. AdvertisementMenurut Yusuf, kesiapan proyek saja belum cukup. Pemerintah juga perlu memastikan dukungan kebijakan, regulasi, pembiayaan, sumber daya manusia, hingga keterlibatan masyarakat. Khusus pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan, dia menyebut kesiapan sistem atau jaringan listrik juga menjadi salah satu tantangan utama.