Total frekuensi perdagangan saham 1.715.381 kali dengan volume perdagangan saham 33 miliar saham. Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham transportasi menguat 4,88%. Lalu sektor saham energi turun 0,34%, sektor saham basic terpangkas 0,25%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,82%. Lalu sektor saham consumer siklikal merosot 0,26%, sektor saham kesehatan turun 0,12%, sektor saham keuangan turun 0,16%. Lalu sektor saham properti melemah 0,29%, sektor saham teknologi terperosok 0,67% dan sektor saham infrastruktur turun 0,51%.