Kesibukan pekerjaan, hubungan romantis, keluarga, tekanan finansial, dan perubahan tempat tinggal membuat waktu untuk membangun hubungan sosial semakin terbatas. Fenomena tersebut menjadi bagian dari friendship recession, istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan kualitas dan jumlah hubungan pertemanan dekat di kalangan orang dewasa. Sejumlah peneliti di berbagai negara mencatat, semakin banyak orang yang memiliki lebih sedikit teman dekat sekaligus mengalami kesepian. Orang yang pindah tempat tinggal harus kembali membangun lingkaran pertemanan dari awal. Biaya hidup yang meningkat, kawasan permukiman yang semakin menyebar, serta kebiasaan berinteraksi secara digital turut mengubah cara orang bertemu dan berkomunikasi.