Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham 2.194.645 kali dengan volume perdagangan saham 35,3 miliar saham. Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham kesehatan naik 0,19%. Sektor saham consumer siklikal turun 2,68% dan sektor saham teknologi merosot 2,57%. Lalu sektor saham energi turun 1,78%, sektor saham basic melemah 1,79%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,21%. Di sisi lain, sektor saham keuangan terperosok 1,01%, sektor saham properti terpangkas 1,89%, sektor saham teknologi tergelincir 2,57%, sektor saham infrastruktur melemah 1,22% dan sektor saham transportasi turun 0,60%.