Para pelaku awalnya menawarkan tumpangan kepada korban dan mengaku akan mengantarkan mereka hingga wilayah Branti, Natar," jelasnya. Korban yang percaya kemudian menerima tawaran tersebut dan naik ke sepeda motor yang dikendarai para pelaku. "Sekitar pukul 04.30 WIB, para pelaku tiba-tiba menghentikan kendaraan di kawasan Jembatan Lengkung, Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng. Di lokasi tersebut, para pelaku diduga mengancam kedua korban menggunakan pisau," ungkapnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,85 juta.