Langkah pertama dalam menjalankan toko plastik adalah menentukan siapa calon pembelinya. Calon pelanggan dapat berasal dari rumah tangga, pedagang pasar, warung makan, kedai minuman, katering, toko kelontong, penjual online, maupun UMKM. Jika toko berada di dekat kawasan kuliner, misalnya, stok dapat lebih banyak diarahkan pada cup minuman, sedotan, mika makanan, kantong plastik, wadah makanan, plastik bening, dan perlengkapan pengemasan. Sementara itu, toko yang berada di kawasan perumahan dapat memperbanyak plastik sampah, kantong belanja, wadah makanan, serta berbagai kebutuhan rumah tangga. Cara tersebut membuat strategi bisnis toko plastik lebih berbasis pada kebutuhan nyata pelanggan, bukan sekadar perkiraan pemilik usaha.