Liputan6.com, Banyuwangi - Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menghanguskan area seluas 899,35 hektare hingga Selasa, (11/8/2026). Meski mayoritas titik api berhasil dikendalikan, operasi pemadaman berskala besar terus digencarkan untuk menumpas sisa kobaran api yang mengancam vegetasi tersisa. Fokus intervensi saat ini adalah mengunci dan memadamkan sisa titik api aktif agar tidak meluas ke area vegetasi baru," ujarnya, Selasa (11/8/2026). Yaitu sektor Watangan 817,34 hektare, Sektor Dingklik, Pakis Bocil dan Mungal 56,65 hektare, dan Sektor Argowulan 25,39 hektare. ​Guna mencegah munculnya titik api baru (re-ignition), Posko Terpadu di bawah komando Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Aprianto telah merancang skenario antisipasi lanjutan.