Massa mengamuk dan membakar sejumlah kantor pemerintahan menyusul protes soal penyaluran dana desa tahap I tahun 2026, Selasa (11/8/2026) malam. Kepolisian Resor Puncak menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan. Advertisement"Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat," kata Domingos. Selain melakukan pengamanan, sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri dan tidak melanjutkan aksi. Kapolres mengatakan pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap terkendali sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan.