Hal ini dilakukan dengan merevisi struktur modal perusahaan dengan menjual lebih banyak bitcoin (BTC) dan saham biasa untuk memperkuat cadangan kas. Selain itu, perseroan juga melepas 6,6 juta saham biasa senilai US$ 653 juta atau Rp 11,62 triliun. Adapun Strategy memiliki kepemilikan bitcoin sekitar US$ 58 miliar atau Rp 1.032 triliun. Penjualan Bitcoin tersebut telah membantu meningkatkan cadangan Strategy menjadi sekitar US$ 4,6 miliar atau Rp 81,87 triliun. Saat ini, saham preferen tersebut diperdagangkan di kisaran harga US$ 95.