None
IT
Selat Hormuz Beri Iran Daya Tawar, Pakar Kaitkan dengan Gagasan Ibnu Khaldun
['Khairisa Ferida', 'Diterbitkan Agustus', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Internasional
Sejumlah pakar menilai kondisi itu memiliki kemiripan dengan pemikiran sejarawan Arab abad ke-14 Ibnu Khaldun.
Dalam "Al Muqaddimah", Ibnu Khaldun melihat geografi, iklim, dan kohesi sosial sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi perkembangan politik dan konflik.
Dengan demikian, kemampuan Iran untuk meningkatkan risiko pelayaran di Selat Hormuz saja sudah dapat berdampak pada perdagangan energi dan perekonomian global.
Meski demikian, Kayapinar tidak sepenuhnya yakin pemikiran Ibnu Khaldun dapat langsung diterapkan pada krisis di Selat Hormuz.
"Analisis Ibnu Khaldun bertujuan menjelaskan perkembangan politik dalam jangka panjang, bukan peristiwa jangka pendek seperti krisis Hormuz saat ini," imbuhnya.