Liputan6.com, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diam-diam meninggalkan Turki menggunakan pesawat militer bulan lalu di tengah dugaan ancaman pembunuhan dari Iran. Meski, Gedung Putih saat itu secara terbuka menyatakan Trump berada di dalam Air Force One. Menurut The Washington Post, Trump sempat menaiki pesawat jumbo Air Force One di Ankara dan terlihat kamera televisi. Namun, beberapa menit kemudian, ia diam-diam dipindahkan ke pesawat yang lebih kecil, Air Force C-32A, menggunakan truk katering bandara. Ia mengatakan pesawat pemberian Qatar yang kini digunakan sebagai Air Force One telah “dilengkapi protokol keamanan tingkat tinggi” untuk memastikan keselamatan presiden.