Liputan6.com, Jakarta - LaLiga telah merilis sebuah laporan tahunan terbaru bertajuk "Tech Powerhouse 2026", yang secara khusus menyoroti peran kecerdasan buatan (AI), teknologi, dan inovasi dalam dunia sepak bola. Dokumen ini dirancang untuk mengkaji bagaimana berbagai teknologi yang muncul akan membentuk lanskap olahraga ini selama sepuluh tahun ke depan. Tujuannya juga untuk membimbing klub serta organisasi olahraga dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan fundamental tersebut. Presiden LaLiga, Javier Tebas, menegaskan bahwa teknologi, khususnya AI, kini menjadi kapabilitas strategis yang krusial untuk pertumbuhan dan penciptaan nilai, baik bagi klub maupun penggemar. LaLiga berambisi untuk berkontribusi pada pengetahuan industri dengan membagikan pandangan objektif mengenai pergeseran besar yang akan menandai masa depan olahraga, menyusul lebih dari satu dekade investasi intensif dalam teknologi.