Liputan6.com, Jakarta - Pemuda di Jakarta ikut berperan dalam menangani permasalahan sampah dengan mengelolanya agar memiliki nilai ekonomi. Dalam diskusi 'Ngobrol Muda Mudi' dengan tema pengelolaan sampah, Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Sri Mulyati mengatakan kreativitas generasi muda diperlukan dalam menangani permasalahan sampah. “Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemuda dalam penanganan sampah serta peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual,” ucap Bebizie, dilansir Antara, Selasa (11/8/2026). AdvertisementIa menilai edukasi ini penting disampaikan kepada pemuda, khususnya Karang Taruna, agar mereka menjadi penggerak utama penanganan sampah di lingkungannya. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berfokus pada pengelolaan sampah, ditandai dengan diterbitkannya Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.