Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan pembongkaran salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. JPO lama tersebut dinilai tidak ramah bagi penyandang disabilitas karena tidak lagi dilengkapi lift dan memiliki perbedaan ketinggian dengan area sekitarnya. "Alasannya, yang satu JPO (di Rasuna Said) akan kita bongkar adalah karena yang satu itu betul-betul tidak ramah terhadap disabilitas," kata Pramono usai meninjau JPO di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026). Pramono mengatakan, kondisi JPO lama diketahui setelah dirinya bersama jajaran Pemprov DKI mengecek langsung kedua fasilitas penyeberangan yang berada di lokasi tersebut. Nantinya hanya akan ada satu JPO yang digunakan masyarakat di lokasi tersebut.