Suatu ketika saya pulang, saya dipukul oleh ayah saya, almarhum ayah saya," cerita Bahlil dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad karya dirinya, Jumat, 7 Agustus 2026, Sabtu (8/8/2026). "Ketika saya mau dicambuk rotan yang dari ayah saya itu diambil oleh ibu saya untuk jangan sampai dipukul. Tapi, karena ibu saya enggak kuat, makanya saya dipukul oleh ayah saya," ucap Bahlil. "Jadi, buku ini saya persembahkan untuk almarhum ayah saya. "Terima kasih kepada ibu saya, yang menurut saya, lebih profesor kehidupan untuk saya, mengajarkan saya arti sebuah persaudaraan, menghargai orang, jujur, loyalitas, kerja keras," kata dia.