Liputan6.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memamerkan teknologi penyimpanan compressed natural gas (CNG) bertekanan rendah. Kepala Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN, Joddy Arya Laksmono, memaparkan teknologi tabung CNG itu ke hadapan Presiden Prabowo Subianto. Tabung yang dikembangkan BRIN ini mampu menyimpan CNG dengan tekanan sekitar 30 bar. Advertisement"Jadi kalau memang nanti masyarakat menggunakan ini, misalkan satu kali penggunaan seminggu, itu, LPG, ini (CNG) bisa satu, sepuluh hari, lima belas hari begitu, satu setengah kali untuk sementara," imbuh dia. Bahan baku yang bisa disimpan yakni berupa gas alam atau natural gas C1 dan C2 yang pasokannya melimpah di Tanah Air.