Laba bruto perseroan naik 8,34% menjadi Rp 15,15 triliun hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 13,98 triliun. Beban penjualan dan distribusi naik menjadi Rp 11,91 triliun hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,07 triliun. Pendapatan lainnya bertambah menjadi Rp 694,37 miliar hingga semester I 2026 dari semester I 2025 sebesar Rp 636,39 miliar. Seiring hal itu, laba usaha bertambah 13,24% menjadi Rp 2,67 triliun hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,36 triliun. Laba tahun berjalan menguat 8,9% menjadi Rp 2,13 triliun dari periode semester I 2025 sebesar Rp 1,95 triliun.