Liputan6.com, Jakarta - Transformasi bisnis infrastruktur digital TelkomGroup memasuki babak baru. Setelah menyelesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang efektif sejak Januari 2026, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melanjutkan langkah strategis melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom memperkuat struktur bisnis infrastruktur digital melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai operating company Telkom. Entitas ini diarahkan untuk semakin fokus menjalankan bisnis infrastruktur digital wholesale yang netral, andal, serta berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Setelah rampungnya proses pengalihan portofolio bisnis dan aset, InfraNexia akan memiliki lebih dari 90% total aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dimiliki oleh Telkom.