Liputan6.com, Kuala Lumpur - Malaysia Aviation Group (MAG), perusahaan induk Malaysia Airlines, memerintahkan tes narkoba terhadap seluruh 1.260 pilot maskapai tersebut setelah seorang pilot ditahan di Indonesia atas upaya penyelundupan narkoba. AdvertisementSeorang pilot Malaysia ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pekan lalu setelah petugas menemukan narkoba yang diduga disembunyikan di dalam bagasinya, termasuk 25 kilogram ekstasi. MAG memastikan pilot yang ditangkap merupakan seorang second officer (kopilot) yang dalam penerbangan tersebut hanya menempati kursi tambahan atau jump seat di kokpit sebagai pengamat. Menurut MAG, pilot tersebut telah tidak bertugas selama dua hari sebelum kejadian. Pesawat dalam penerbangan tersebut tetap dioperasikan dengan aman oleh dua pilot yang memenuhi kualifikasi.