Liputan6.com, Jakarta - Pengeluaran konsumsi pemerintah menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I-2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komponen tersebut tumbuh 18,62 persen secara kumulatif (c-to-c), menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh komponen pengeluaran. Dikutip dari Laporan BPS, Jumat (7/8/2026), kenaikan belanja pemerintah turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,45 persen pada Semester I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 6,43 persen, konsumsi rumah tangga meningkat 5,28 persen, dan konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) naik 6,61 persen. AdvertisementData tersebut menunjukkan belanja pemerintah masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi, terutama dalam menjaga aktivitas ekonomi di tengah dinamika global.