Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia pada Mei 2026. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026, dikutip Jumat (7/8/2026), TPT lulusan SMK tercatat sebesar 7,68 persen. Artinya, dari setiap 100 angkatan kerja lulusan SMK, sekitar delapan orang belum memperoleh pekerjaan. Di bawah lulusan SMK, tingkat pengangguran tertinggi berikutnya berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 6,17 persen, disusul lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 sebesar 6,09 persen. Sementara itu, TPT lulusan Diploma I, II, dan III tercatat 4,75 persen, lulusan SMP 4,16 persen, serta lulusan SD ke bawah 2,31 persen.