Liputan6.com, Jakarta - Ekspor China meningkat di atas perkiraan pada Juli 2026, meski lajunya melambat dibandingkan pertumbuhan pesat pada Juni. Kenaikan ekspor China itu didorong oleh permintaan global terhadap komponen ber-teknologi tinggi yang menyerap produk-produk China. Pada Juli saja, ekspor chip melonjak 117% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut otoritas bea cukai China, ekspor produk mekanikal dan elektrikal menyumbang lebih dari 60% dari total pengiriman China dalam tujuh bulan pertama tahun ini. Washington menerapkan pungutan baru sebesar 12,5% terhadap produk China pada akhir Juli, menggantikan tarif sementara sebesar 10% yang telah berakhir masa berlakunya.