Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang dinilainya berani mengkritik pekerjaannya sendiri melalui buku berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia. Luhut mengaku terkejut melihat Bahlil mampu menyelesaikan buku setebal hampir 400 halaman di tengah kesibukannya sebagai menteri. Ia bahkan berkelakar dengan menyamakan energi Bahlil seperti smelter yang beroperasi tanpa henti. Ia mengingatkan bahwa Bahlil berasal dari keluarga sederhana, dengan ayah yang bekerja sebagai kuli bangunan dan ibu sebagai buruh cuci. "Anak yang dulu berdiri bersama dengan yang kaya, tak pulang dengan tangan kosong, hari ini menulis buku tentang bagaimana anak-anak seperti dia tidak boleh lagi menjadi penonton di negeri sendiri," ucap Luhut.