Direktur RSUD Majenang, Kabupaten Cilacap, Eva Kordiana mengaku menyetor Rp20 juta setelah dihubungi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap Sumbowo. Adapun alasan Rosana tetap menyetorkan uang untuk iuran THR tidak resmi itu karena khawatir dianggap tidak loyal kepada pimpinan dan akan mendapat penilaian negatif. "Saya sampaikan ke istri kalau ada permintaan untuk iuran THR bagi forkopimda, kemudian diberi pinjaman Rp9 juta," katanya. Ia menjelaskan uang setoran itu berasal dari iuran para pejabat struktural di lingkungan dinas, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kabid hingga kasi. Saksi mengaku tidak mengetahui besaran uang iuran dari pegawai Dinas Pendidikan, namun dirinya diminta untuk iuran Rp3 juta oleh Sekretaris Dinas Muh.