Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan tenaga kesehatan (nakes) diduga terlibat menghina pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan di media sosial bukan pegawai fasilitas kesehatan (faskes) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan hasil penelusuran sementara menemukan lima tenaga kesehatan maupun tenaga medis yang diduga terlibat dalam unggahan tersebut. Tidak ada satu pun yang merupakan nakes yang bekerja di faskes milik Pemprov DKI," kata Ani di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026). "Ada satu yang bekerja di rumah sakit di Jakarta, tetapi bukan ASN DKI dan bukan tenaga kesehatan yang bertugas di faskes milik Pemprov. Meski bukan pegawai faskes Pemprov, Ani mengatakan Dinkes DKI tetap akan berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit terkait.