Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berencana untuk menambah alokasi anggaran pada sektor riset dan teknologi di Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa pengembangan riset dan inovasi merupakan bentuk investasi jangka panjang. Kita harus mengoreksi diri sebagai bangsa, bahwa investasi kita di bidang research and development (R&D) masih sangat sedikit, jauh dari yang seharusnya. AdvertisementIa menjelaskan, dibutuhkan ruang anggaran baru untuk menambah investasi jangka panjang di bidang riset. Salah satu sumber potensial yang dapat dimanfaatkan berasal dari pos penghematan anggaran serta penindakan kebocoran negara.